Categories
kesehatan

Beberapa sayuran Yang Mengandung Vitamin E dan C

Vitamin E merupakan vitamin yang larut dalam lemak dengan efek antioksidan yang berguna untuk mencegah kerusakan sel akibat paparan radikal bebas. Sedangkan Vitamin C atau asam askorbat (ascorbic acid) merupakan vitamin yang dibutuhkan untuk mencegah dan mengatasi kekurangan vitamin C.

Vitamin E dan C

Vitamin e dan c

Vitamin E adalah nama umum untuk dua kelas molekul yang memiliki aktivitas vitamin E dalam nutrisi. Vitamin E bukanlah nama untuk unit kimia tertentu tetapi, untuk setiap campuran alami yang menyediakan fungsi vitamin E dalam nutrisi.

Vitamin C merupakan jenis vitamin yang larut dalam air dan memiliki peran penting dalam menangkal berbagai penyakit. Vitamin ini juga dikenal dengan nama kimia bentuk utamanya, yaitu asam askorbat. Vitamin C termasuk dalam kelompok vitamin antioksidan yang mampu menangkal berbagai radikal bebas ekstraseluler.

Baca Juga : Macam – Macam Sayuran Yang Mengandung Vitamin E

Sayuran Yang Mengandung Vitamin E dan C

vitamin e dan c

Ada beberapa jenis sayuran yang mengandung vitamin E dan vitamin C. Baca selengkapnya di bawah ini.

Jenis – Jenis Sayuran Yang Mengandung Vitamin E

vitamin e dan c

1. Bayam

Sayuran vitamin E yang pertama adalah bayam. Bayam diketahui memiliki berbagai vitamin di dalamnya. Selain vitamin E, sayuran hijau ini juga mengandung vitamin A, vitamin C, vitamin K, dan mineral penting lainnya yang dibutuhkan tubuh, seperti kalsium, serta zat besi, asam folat, dan karoten.

2. Lobak Hijau

Sayuran dengan kandungan vitamin E berikutnya adalah lobak hijau. Meski memiliki rasa yang sedikit pahit, lobak hijau juga mengandung berbagai vitamin, seperti vitamin E, vitamin A, vitamin C, vitamin K, dan asam folat.

3. Brokoli

Tahukah Anda bahwa brokoli juga diketahui mengandung vitamin E, vitamin A, vitamin K, dan nutrisi penting lainnya yang dibutuhkan tubuh? Ya, bahkan kandungan vitamin E dalam jenis sayuran hijau ini juga mengandung senyawa antioksidan yang sangat tinggi sehingga bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh.

Selain itu, brokoli juga memiliki manfaat lain untuk kesehatan tubuh, seperti untuk kebutuhan detoksifikasi dan menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) yang dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular seperti penyakit jantung.

4. Paprika

Selanjutnya adalah paprika. Sayuran yang satu ini juga mengandung vitamin E dan menyumbang sekitar 10% dari total kebutuhan vitamin E harian. Vitamin E yang terkandung dalam paprika juga merupakan antioksidan, sehingga efektif dalam menangkal radikal bebas. Tak hanya itu, kandungan beta karoten dan zeaxanthin pada paprika juga berfungsi untuk menjaga kesehatan jantung.

5. Tomat

Selain paprika, tomat juga merupakan jenis sayuran yang mengandung vitamin E. Kandungan vitamin E pada tomat berfungsi untuk menjaga kesehatan kulit untuk mencegah penyakit kardiovaskular seperti penyakit jantung dan stroke.

Selain itu, tomat juga mengandung potasium dan vitamin A, serta dianggap efektif menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan mencegah penggumpalan darah.

6. Wortel

Sayuran vitamin E berikutnya adalah wortel. Wortel kaya akan vitamin A dan juga mengandung vitamin E dalam jumlah yang baik. Satu wortel mengandung 5,6% vitamin E di dalamnya.

Selain itu, wortel juga diperkaya dengan serat alami sehingga baik untuk pencernaan. Kandungan beta karotennya juga dipercaya mampu membantu tubuh melawan kanker, menyempitkan pembuluh darah, dan mencegah penyakit jantung.

7. Labu

Sayuran berikutnya yang mengandung vitamin E adalah labu kuning. Labu kuning mampu memenuhi 6% kebutuhan vitamin E harian Anda. Selain itu, labu kuning juga efektif membantu tubuh menjaga oksidasi darah, menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL), dan memperlancar sistem pencernaan karena labu kuning juga kaya akan serat.

Baca Juga : Cara Membuat Nasi Goreng Enak

Jenis – Jenis Sayuran Yang Mengandung Vitamin C

vitamin e dan c

1. Cabai

Satu buah cabai hijau besar bisa mengandung 109 mg vitamin C atau bisa memenuhi kebutuhan vitamin C harian hingga 121 persen. Sebagai perbandingan, satu cabai merah dapat menghasilkan 65 mg vitamin C atau memenuhi kebutuhan harian sebesar 72 persen.

Tidak hanya tinggi vitamin C, cabai juga kaya akan capsaicin, senyawa yang menyebabkan rasa pedasnya. Capsaicin juga dapat mengurangi rasa sakit dan peradangan. Ada juga bukti bahwa sekitar satu sendok makan (10 gram) bubuk cabai merah dapat membantu meningkatkan pembakaran lemak.

2. Paprika kuning

Kandungan vitamin C dalam paprika dapat meningkat seiring bertambahnya usia sayuran ini. Setengah cangkir (75 gram) paprika kuning saja, sudah bisa memberikan 137 mg vitamin C atau bisa memenuhi kebutuhan vitamin C harian hingga 152 persen. Jumlah ini lebih dari dua kali lipat kandungan vitamin C dalam paprika hijau.

Mengkonsumsi vitamin C juga bermanfaat untuk kesehatan mata dan dapat membantu mencegah katarak. Sebuah penelitian terhadap lebih dari 300 wanita menemukan bahwa mereka yang memiliki asupan vitamin C tertinggi memiliki risiko 33 persen lebih rendah terkena katarak, dibandingkan dengan mereka yang memiliki asupan terendah.

3. Bayam sawi

Satu cangkir sawi mentah menyediakan 195 mg vitamin C atau dapat memenuhi kebutuhan vitamin C harian sebanyak 217 persen. Meskipun panas dari memasak dapat mengurangi kandungan vitamin C makanan, satu cangkir sawi yang dimasak masih menyediakan 117 mg vitamin C. Seperti banyak sayuran berdaun gelap lainnya, sawi juga kaya akan vitamin A, kalium, kalsium, mangan, serat. dan folat.

4. Sayur kale

Secangkir kangkung mentah yang dicincang dapat memberikan 80 mg vitamin C atau dapat memenuhi kebutuhan vitamin C harian sebanyak 89 persen. Sayuran ini juga dapat memasok vitamin K dalam jumlah tinggi dan karotenoid lutein dan zeaxanthin. Sementara itu, satu cangkir kangkung yang dimasak dapat memberikan 53 mg vitamin C atau memenuhi 59 kebutuhan harian.

5. Brokoli

Setengah cangkir brokoli yang dimasak dapat memberikan 51 mg vitamin C atau dapat memenuhi kebutuhan vitamin C harian sebanyak 57 persen. Sejumlah penelitian observasional telah menunjukkan kemungkinan hubungan antara makan banyak sayuran yang kaya vitamin C dan menurunkan stres oksidatif, meningkatkan kekebalan dan mengurangi risiko kanker dan penyakit jantung.

Sementara itu, sebuah penelitian acak memberi 27 pria muda yang merokok 250 gram brokoli kukus yang mengandung 146 mg vitamin C setiap hari. Setelah sepuluh hari, kadar protein penanda inflamasi C-reaktif mereka telah menurun sebesar 48 persen.

Terima kasih telah membaca artikel ini, jika anda ingin membuat makanan dari berbahan dasar sayuran seperti salad sayur anda bisa menggunakan Alat Pemotong Buah Dan Sayur VGCJ23B. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *